Monday, May 28, 2007

PUTUS ASA? Seorang yang hidup tanpa tangan dan kaki saja tidak!!


Apakah saat ini Anda menjalani HIDUP TANPA TANGAN DAN KAKI?
Kehidupan apakah yang bisa Anda bayangkan bila tidak memiliki tangan dan kaki?

Penulis telah mengikuti acara kebaktian di Istora Senayan yang menampilkan si Nick - seorang
anak Allah yang tidak memiliki tangan dan kaki tetapi penuh sukacita dan semangat hidup.
Penulis ingin membagikan pengalaman dan inspirasi yang didapat dari seorang Nick.

Penulis bersukacita dan bersyukur memiliki kesempatan melihat Nick dengan mata kepala sendiri.
Penulis sungguh termotivasi dan terinspirasi oleh kehidupan seorang Nick, sehingga penulis terharu
dan ingin menyampaikan apa yang penulis dapat juga dinikmati oleh pembaca.

Tetapi kehidupan tanpa tangan dan kaki yang dialami oleh seorang bernama Nick Vujicic jauh
dari keputusasaan maupun penderitaan bahkan ia penuh sukacita.

Mengapa?
Karena ia memiliki Yesus yang memberikan sukacita, pengharapan sejati.
Ia tahu bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah di dalam hidupnya yang tidak bisa dinyatakan
apabila ia menjadi seorang yang bertubuh normal.

Ia seorang manusia biasa yang juga pernah mengalami keputusasaan, penderitaan, dan keraguan
akan kasih Tuhan. Ia berteriak pada Tuhan meminta mujizat akan kesembuhan, keluarganya juga
hamba-hamba Tuhan yang berseru meminta kesembuhan bagi Nick. Tetapi Tuhan memiliki rencana lain
dalam hidup Nick, sebagaimana di Alkitab tertulis saat Yesus ditanya mengapa seseorang dilahirkan
buta, Yesus berkata: "Supaya perbuatan Allah dinyatakan melaluinya", demikian juga Nick
menjadi sarana dan alat Allah untuk menyatakan kasih Allah yang luar biasa yang dapat memberi
kekuatan dan pengharapan bagi seorang Nick.

Nick telah melewati lembah keputusasaan dan menjadi burung rajawali yang terbang tinggi mengatasi
kelemahan dan keterbatasan tubuhnya.

Coba bayangkan seorang tanpa tangan dan kaki bisa melakukan:
- mengangkat telepon
- mengetik komputer
- mencukur janggut
- berenang
- main drum elektronik

Ia dengan penuh humor mempertunjukkan hal-hal yang dapat ia lakukan dengan telapak kaki kecil yang ia
sebut dengan "paha ayam" di mana dengan satu telapak kaki kecilnya ia bisa berenang, bisa mengetik komputer,
bisa mengangkat telepon, main drum elektronik, menendang bola.

Penulis kagum akan Nick karena ia tidak mau jatuh dalam rasa kasihan diri sendiri dengan melangkah dengan
iman dan pengharapan untuk menjalani kehidupan yang penuh sukacita.

Dalam kesulitan dan keterbatasan yang ada, ia berusaha mengatasi keterbatasan yang ada dan melakukan
lebih dari orang yang normal.
Saat ini Nick Vujicic telah menjadi pembicara, motivator baik dalam acara rohani maupun sekuler yang
telah melanglang dunia.
Dia memiliki mimpi yang besar untuk menjadi seorang motivator dan pembicara internasional, bermimpi memiliki
kebebasan finansial, bermimpi untuk memiliki seorang istri, bermimpi tampil dalam Oprah Winfrey show,
bermimpi untuk terus menjadi berkat bagi banyak orang.
Penulis percaya, mimpi2nya akan menjadi kenyataan karena ia seorang anak Allah yang penuh iman.
Jadi apabila Anda telah berhenti bermimpi, sudah saatnya Anda mulai mengimpikan hal-hal besar..
karena Roh Allah yang tidak terbatas ada di dalam diri Anda...

Nick telah membangkitkan semangat banyak orang, memberikan teladan dan motivasi bagi yang putus asa dan
mereka yang tidak berpengharapan.

Nick menyatakan bahwa dalam Yesus ada pengharapan yang kekal, sukacita sejati, dan mujizat
terbesar karena Ia telah mati dan bangkit untuk membawa kita keluar dari lembah dosa dan memberikan
kehidupan yang kekal.Nick sadar bahwa mujizat terbesar dalam hidupnya bukan kesembuhan dirinya tetapi
Yesus telah mati karena kasihNya dan bangkit memberikan kemenangan dan hidup yang kekal baginya.

Dia memiliki kasih Yesus yang selalu ada di dalam hatinya sehingga Nick bisa bangkit dan mengatasi
segala keputusasaan, kesedihan, kekecewaan yang pernah dialaminya.

Jadi apabila Anda saat ini sedang putus asa, mengeluh dan berhenti bermimpi, ingatlah Nick Vujicik!
Ingat bahwa Nick memiliki sukacita, pengharapan karena ia memiliki Yesus dalam hatinya...

Allah itu baik, begitu kalimat yang sering diucapkan Nick...
Apabila doa Anda tidak terjawab, Allah punya sesuatu yang jauh lebih baik dari yang Anda minta...

Jadi... percayalah pada Tuhan dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri.
Ia sekali-sekali tidak akan membiarkanmu dan meninggalkanmu. Immanuel... Haleluya.

God is good, all the time........ Amiennnn.

Seberapa besarkah peran keberuntungan dalam keberhasilan seseorang?
Menurut saya:

Sangat Besarrr...

Mengapa?

Kita sering menemui beberapa orang yg berusaha sedikit tetapi mendapatkan keberhasilan lebih sementara yang lainnya walaupun dia berusaha mati-matian tetap tidak mendapatkan hasil yg optimal. Timbul pertanyaan apakah kerja kerasnya kurang, apakah orangnya malas, kurang agresif, kurang pintar, kurang koneksi dll?

Menurut hemat saya keberuntungan itu ada 2 macam:

1. Keberuntungan dari Yang Maha Kuasa yg didapat ketika manusia itu lahir ke dunia ini seperti:
Lahir sempurna tanpa cacat, Lahir di keluarga kaya, punya bakat istimewa, cantik, tampan, genius dll.

2. Keberuntungan berkat ketekunan Manusia itu sendiri ini, bisa kita artikan semua kesempatan yg kita upayakan utk mencapai tujuan contoh: Sabar,Kerja keras, ulet, pantang menyerah, belajar ataupun kursus keahlian tertentu, menempuh pendidikan yg memadai, memperluas network (teman) dll.

Jadi keberhasilan seseorang sangat ditentukan oleh kombinasi dari Keberuntungan dari Yang Maha Kuasa & upaya manusia itu sendiri. Bila kita hanya punya salah satu keberhasilan yang didapatkan kemungkinan tdk akan sebesar orang yg punya keduanya.

Seberapa besarkah peran keberuntungan dalam keberhasilan seseorang?

Besar sekali. Karena kita membutuhkan keberuntungan untuk berhasil. Tapi keberuntungan yang saya maksud bukanlah keberuntungan yang ditunggu diberikan oleh orang lain atau "dunia Lain". Tapi keberuntungan yang sudah dipersiapkan. Yaitu keberuntungan yang memang telah kita hitung sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk keberhasilan sesuatu. Misalnya, untuk menjadi seorang karyawan yang beruntung mendapat promosi, maka dia harus mengetahui faktor2 apa yang diperlukan untuk diperhitungkan agar dia bisa beruntung di promosi. Misalnya, dia adalah salah sau karyawan yang memang diketahui oleh banyak pihak adalah orang yang paling kompeten dibidang tersebut. Dia adalah orang yang "disukai" oleh atasannya karena atasan merasa "nyaman" bekerja dengannya, dia adalah orang yang paling "siap" menerima penugasan baru tersebut.
jadi apabila karyawan tersebut sudah secara konsisten mempersiapkan keberuntungan dia. Maka untuk menjadi berhasil dia telah mengupayakan 80% dari kemungkinan keberhasilannya. Maka apabila dia gagal maka 20% bukanlah kegagalan baginya, tapi seperti yang selalu Bapak Mario sampaikan bahwa dia sebetulnya sedangn " di...kan" oleh sang maha mempunya kehidupan. Apabila dia "Di...kan", maka tentu ada agenda lain dari yang maha kuasa untuk "mem-berhasil-kan" dia dengan cara lain, dengan cara yang tidak disangka-sangka. Seperti yang selama ini saya telah alami dalam fragment kehidupan saya.

IKHTIAR/USAHA + KESEMPATAN = KEBERUNTUNGAN :)

Akibatnya keberuntungan tentu memiliki peran yang besar dalam kesuksesan seseorang. Apalagi bila diiringi dengn DOA kepada Yang Maha Kuasa :)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home